PANGERAN ARIA SOERIA ATMADJA 1851-1919
Pangeran Aria Soeria Atmadja 1851 - 1919
Pangeran Aria Soeria Atmadja
lahir di Sumedang pada tanggal 11 januari 1851 pada hari kamis dengan nama
kecil Raden Sadeli. Ayahnya bernama Pangeran Aria Soeria Kusumah Dinata atau
Pangeran Sugih dan ibunya bernama Raden Ayu Ratna Diningrat . Pangeran Aria
Soeria Atmadja mempunyai karakrer terpuji , rajin cerdas dan penuh
inisiatif.
Beliau diangkat sebagai Kaliwon
di Sumedang pada usia 18 tahun pada tanggal 1 Agustus 1869. Pangeran Aria
Soeria Atmadja menikah dengan Rs.A.Radja Ningrum. Mempunyai putra bernama
Rd.A.Djanjainten Djoebaedah. Beliau diangkat sebagai bupati Sumedang pada
tanggal 30 desember 1882. Masa jabatan beliau sebagai bupati Sumedang dari
tahun 1882-1919, beliau banyak menerima gelar, diantaranya :- Gelar Tumenggung.
- Anugerah Bintang Emas, De Groote Goulden Star.
- Gelar Adipati.
- Anugerah Bintang Officier Van De Orde Van Oranje Nassau.
- Anugerah Songsong Kuning.
- Mendapat Gelar Aria.
- Mendapatkan Gelar Pangeran Dengan Payung Emas.
- Anugerah Bintang Agung Ridder Der Orde Van Den Nederlanschen Leuw, merupakan pangeran tertinggi.

foto prosesi penganugerahan gelar/pangkat "Pangeran" kepada
R.A.A. Soeria Atmadja oleh Gubernur Jenderal De Fock pada tahun 1918. Beliau
meninggal di Tanah Suci Mekah pada tahun 1919 sehingga rakyat Sumedang
menjulukinya Pangeran Mekah.
foto bersama para Regent/Bupati² Prianger setelah selesai acara prosesi
penganugerahan gelar/pangkat "Pangeran" kepada R.A.A. Soeria Atmadja
oleh Gubernur Jenderal De Fock pada tahun 1918.
Selama masa jabatannyabeliau
memberikan perhatian pada bidang-bidang diantaranya :
Bidang keagamaan , bidang
pendidikan , bidang pertanian , bidang peternakan , bidang pelestarian hidup ,
bidang perekonomian dan bidang politik . untuk menghargai jasa Pangeran Aria
Soeria Atmadja maka dibuatlah monument lingga di tengah alun-alun.

Bupati Sumedang Pangeran Aria Soeria Atmadja bersama keluarganya dan
beberapa pelayan anak-anak Eropa di tangga rumahnya.

Bupati Sumedang Pangeran Aria Soeria Atmadja di dalam kereta api pada awal
berziarah ke Makkah.

Rumah bupati di Sumedang




Peresmian monumen ‘Lingga’, oleh Gubernur Jenderal Mr Fock
untuk
Bupati Sumedang Pangeran Aria Soeria Atmadja, 25 April 1922,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar